Cara menangani dan mengenali kondisi pada anak mimisan !

Jangan panik saat anak mimisan. Untuk mengatasinya, lakukan hal berikut:

Minta anak untuk duduk, sedikit membungkuk ke depan, dan bernapas melalui mulut. Ini bertujuan untuk mencegah darah tertelan dan mengiritasi saluran pencernaan.
Jepit lembut tepat di atas lubang hidung selama 15-20 menit.
Tempelkan es batu yang dibungkus handuk di batangnya
Jika darah masih mengalir, dorong kembali hidung selama 10 menit.
Jika mimisan anak terjadi karena adanya benda asing, bawa anak ke ruang gawat darurat (IGD) di rumah sakit terdekat sehingga benda asing tersebut dapat dikeluarkan.

Meskipun mimisan umum terjadi pada anak-anak, ada beberapa kondisi yang perlu diwaspadai dan dikonsultasikan oleh dokter jika anak sering mengalami mimisan, yaitu:

Terjadi pada anak di bawah 2 tahun.
Berlangsung lebih dari 20 menit.
Darah yang keluar sangat banyak.
Mimisan membuat anak sesak napas, pusing, atau mual.
Memiliki kelainan pembekuan darah.
Anak itu secara tidak sengaja menelan darah yang cukup untuk muntah.
Mimisan disertai gejala anemia, yaitu pucat, lemah, jantung berdebar, dan sesak napas.
Mimisan terjadi setelah cedera serius, misalnya karena kecelakaan.

Yang terbaik adalah memeriksakan diri ke dokter jika ia sering mimisan, yaitu lebih dari sekali seminggu. Ini biasanya disebabkan oleh iritasi pada pembuluh darah kecil di hidung yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh, terutama pada anak-anak yang sering mengalami pilek atau alergi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *