8 jenis makanan yg tidak dianjurkan untuk bayi dibawah 1 tahun.

Sejak usia 6 bulan, bayi sudah mulai bisa makan makanan pertama mereka, seperti buah-buahan, sayuran, dan jenis makanan lainnya. Tapi, kamu tidak bisa memberikan semua makanan, Bun. Ada makanan dan minuman tertentu yang harus Anda hindari untuk bayi di bawah 1 tahun.

Menyediakan makanan dan minuman yang kurang sesuai untuk bayi di bawah 1 tahun dapat meningkatkan risiko bayi mengalami masalah kesehatan, mulai dari kerusakan gigi, gangguan pencernaan hingga keracunan makanan. Ayo, cari tahu makanan dan minuman apa yang harus dihindari bayi di bawah usia 1!

Makanan dan minuman yang tidak bisa diberikan kepada bayi

Beberapa anak di bawah usia 1 tidak boleh mengkonsumsi beberapa makanan dan minuman di bawah ini:

  • madu

Makanan manis dari lebah sebaiknya tidak diberikan kepada bayi di bawah 1 tahun. Ini karena madu mengandung bakteri yang dapat menyebabkan bayi mengalami botulisme dan bisa berakibat fatal.

  • Kacang

Hindari memberi kacang dalam segala bentuknya kepada bayi, karena dapat menyebabkan tersedak. Sang ibu masih bisa memperkenalkan kacang ke bayi, tetapi lebih disukai dalam bentuk yang lembut, seperti selai kacang. Berikan dalam porsi kecil dulu, Bun.

  • Sayuran atau buah-buahan dengan tekstur keras atau terlalu besar.

Sayuran mentah yang memiliki tekstur keras, seperti wortel, juga harus dihindari untuk diberikan kepada bayi di bawah umur. Memberi bayi sayuran keras mentah dapat meningkatkan risiko bayi tenggelam.

Selain itu, Anda juga harus menghindari memberi bayi makanan kaleng dan buah-buahan dengan bentuk besar. Seperti anggur dan stroberi. Jika Anda masih ingin memberikan buah bayi, Anda dapat memotongnya menjadi potongan-potongan kecil terlebih dahulu.

  • Buah dengan rasa asam.

Cookie dapat menjadi salah satu pilihan makanan ringan yang Anda berikan kepada bayi. Tetapi makanan yang mengandung lemak jenuh seperti kue, kue, keju dan mentega tidak baik untuk bayi di bawah usia satu tahun.

Makanan yang mengandung lemak jenuh dapat meningkatkan jumlah kolesterol jahat dan mengurangi jumlah kolesterol baik dalam tubuh. Inilah yang dapat meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung pada bayi.

Jika Anda masih ingin memberikan kue bayi, pastikan Anda telah memeriksa kandungan lemak jenuh di belakang paket terlebih dahulu. Pastikan kue ibu rendah lemak jenuh.

Selain itu, Anda sebaiknya tidak menyediakan makanan bayi yang mengandung banyak garam. Ini karena ginjal bayi tidak dapat memproses garam dengan baik. Makanan yang mengandung banyak garam termasuk makanan cepat saji, makanan instan, dan sosis.

  • Makanan yang mengandung lemak jenuh.

Jeruk, lemon, anggur, dan buah yang rasanya asam benar-benar terasa sangat menyegarkan untuk dikonsumsi orang dewasa. Namun, buah-buahan ini harus dihindari untuk dikonsumsi bayi. Ini karena buah ini dapat meningkatkan risiko bayi mengalami mual.

  • Makanan yang tinggi garam

Seharusnya Anda tidak memberi anak Anda makanan yang mengandung banyak garam. Ini karena ginjal bayi tidak dapat memproses garam dengan baik. Misalnya, makanan yang tinggi garam adalah makanan cepat saji dan makanan instan.

  • Minuman manis

Hindari memberi bayi minuman manis yang mengandung banyak gula, seperti jus atau minuman dalam botol. Jika Anda sering mengonsumsi minuman manis, bayi lebih berisiko mengalami kerusakan gigi dan diare.

  • Minuman yang mengandung kafein.

Hindari memberi anak Anda minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, dan soda, Bun. Ini karena kafein dapat menyebabkan bayi mengalami sakit kepala, kekurangan kalsium dan kerusakan gigi.

Ketahui jenis makanan dan minuman yang harus dihindari agar bayi di bawah 1 tahun bisa mengingatnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *